Saturday, March 31, 2012

Tips Kamera Saku: Jangan Gunakan Digital Zoom

Ada satu fitur di rata-rata kamera saku yang sebaiknya anda hindari pemakaiannya: digital zoom. Kenapa? Begini penjelasannya:
Biasanya kamera saku dilengkapi lensa yang memiliki dua kemampuan zoom: optikal dan digital.
Saat anda menggunakan optikal zoom, komponen gelas optik didalam lensa akan memperbesar ukuran subyek (seperti halnya teropong) baru kemudian hasil perbesaran dari lensa akan ditangkap oleh sensor kamera lalu direkam.

Sebaliknya, digital zoom tidak benar-benar memperbesar ukuran subyek, namun hanya melakukan pemotongan (crop) area gambar disekitar subyek dan “mengembangkan” ukuran foto dengan menggunakan interpolasi. Dengan cara seperti ini, foto akan kehilangan banyak detail. Tak heran jika anda menggunakan digital zoom maka hasil foto akan tampak tidak tajam.
Lihatlah perbedaan kualitas foto antara hasil optikal zoom (10 kali perbesaran) vs. digital zoom (10 kali perbesaran) diatas, anda akan tahu apa yang saya maksud.
Jadi, jika dengan optikal zoom subyek yang anda inginkan masih tampak terlalu kecil maka berjalanlah mendekat baru bidiklah. Pakailah digital zoom hanya jika benar-benar terpaksa, karena banyak ruginya.

CARA SEDERHANA MENGHALUSKAN WAJAH

Buka foto yang mau dihaluskan wajahnya..

duplikat layer background atau layer gambar dengan menekan ctrl + J
ubah layer style menjadi vivid light.

Klik Image > adjustment > Invert atau tekan CTRL + I

Klik filter > blur > gaussian blur
Nilai radius tergantung gambar.. usahakan hasil blur nya sama yaa dengan yang digambar

Klik filter > other > high pass .. sekali lagi nilai radius tergantung besar gambar nya.. jadi dikira-kira aja wajahnya udah mulus apa belom..  :) .. kalo ada perubahan pada mata.. biarin aja.. nanti dimasking kok..

Kalo udah keliatan halus muka nya.. klik  Add layer mask ..
warna foreground harus hitam..

Klik brush TooL .. warnai bagian-bagian yang harusnya tajem.. seperti alis, mata, bibir, hidung, rambut, baju… kecuali daerah yang ada jerawarnya.. jangan di masking.

hasilnya :

Ini contoh yang lain :

Gimana ? gampang kan ?
Selamat mencoba yah..

20 Tips Singkat Fotografi

3972786964_36956b5a00.jpg
Berikut 20 tips singkat fotografi untuk anda menambah informasi dan kemampuan fotografi anda, saya yakin beberapa sudah pernah dilakukan tetapi semoga beberapa lainnya merupakan informasi baru. Klik tanda ¶ (jika ada) disebelah kanan masing-masing tip untuk melihat informasi yang lebih detail. Silahkan:

  1. Untuk melatih kemampuan panning anda, potretlah benda yang sedang bergerak dengan kecepatan normal (orang naik motor misalnya), gunakan mode shutter priority dan set shutter speed maksimal 1/30 detik, lebih lambat lebih baik. Perhatikan background anda! 
  2. Untuk memotret makro (jarak super dekat), aktifkan fitur Live View kamera digital anda agar lebih mudah memeriksa depht of field dan fokus.
  3. Filter CPL (polarisasi) sangat berguna untuk menghilangkan pantulan sinar matahari di air dan kaca, dan juga berfungsi memperbaiki warna langit. Pernahkah anda mengenakan kacamata hitam dengan polariser?
  4. Saat memotret bayi/anak-anak, pastikan anda memusatkan perhatian ke mata. Tak ada yang bisa mengalahkan keindahan mata anak-anak.  
  5. Megapiksel bukanlah fitur terpenting dari sebuah kamera, ukuran sensorlah fitur yang paling penting
  6. Untuk foto portait (wajah) di luar ruangan, usahakan ketika cuaca sedang mendung. Kalaupun tidak, carilah daerah yang redup dan tidak terkena sinar matahari secara langsung. Sinar matahari membuat bayangan yang keras di wajah.
  7. Ketika anda memotret di kondisi minim cahaya dan kesusahan menggunakan autofokus, gantilah dengan manual fokus. Fitur autofokus dikamera biasanya cukup lama mencari titik fokus di kondisi remang-remang. 
  8. Untuk foto siluet, pastikan anda matikan flash serta gunakan mode sunset (untuk kamera pocket), untuk SLR gunakan mode manual dan ukurlah eksposur di area terang di belakang obyek. 
  9. Download-lah buku manual versi pdf untuk kamera anda, sehingga anda mudah melakukan pencarian secara cepat untuk kata yang ingin anda ketahui dibanding harus membolak-balik halaman kertas. 
  10. Sebelum berangkat memotret, periksa kembali setting kamera anda, jangan sampai anda mneggunakan setting yang salah (memotret landscape dengan ISO 1000 misalnya). Menurut para fotografer pro, urutan pengecekan yang baik adalah berikut: cek White Balance – aktifkan fitur Highlight warning – cek settingan ISO – cek ukuran Resolusi foto anda.
  11. Formatlah memory card hanya di kamera, jangan pernah memformat memory card dikomputer. Selain jauh lebih cepat dan mudah juga jauh lebih aman jika anda melakukannya di kamera.
  12. Jika anda memiliki kapasitas hard disk berlebih di komputer serta suka melakukan foto editing, gunakan format RAW saat memotret, jika tidak cukup gunakan JPG. 
  13. Jika anda benar-benar menyukai fotografi landscape, fotolah di jam-jam berikut: dari jam 5 sampai jam 8 pagi, serta dari jam 4 sampai jam 7 sore.
  14. Ketika memotret, lihatlah area paling terang yang masuk ke viewfinder anda. Kalau terangnya terlalu mencolok dibanding area lain, gantilah sudut pemotretan.
  15. Untuk memotret HDR, gunakan mode auto bracket. Satu lagi: untuk foto HDR landscape yang dahsyat, tunggulah sampai muncul mendung sedikit, lalu mulailah memotret. 
  16. Jika anda membeli lensa atau kamera bekas, pastikan anda melakukan transaksi dengan bertemu penjualnya secara langsung. Anda harus menguji barangnya, memegang dan mencobanya
  17. Sepanjang memungkinkan, gunakan settingan ISO serendah mungkin. Meskipun noise reduction bisa mengurangi noise yang dihasilkan oleh ISO yang tinggi, namun akan mengurangi detail foto secara keseluruhan. 
  18. Kalau warna membuat foto anda terlalu “sibuk” dan ramai, ubahlah foto anda menjadi foto hitam putih
  19. Untuk menghasilkan foto hitam putih yang bagus, perhatikan kontras dalam foto anda. Semakin banyak kontras (area gelap dan terang yang beragam), semakin bagus foto hitam putih anda. 
  20. Bawalah kamera kemanapun anda pergi, cara paling cepat meningkatkan kemampuan fotografi anda adalah dengan memperbanyak jam terbang, tidak ada yang lebih baik.

20 Tips Komposisi Agar Foto Makin Keren

Komposisi dalam bidang seni apapun adalah ibarat selera akan makanan, semua kembali ke preferensi  masing-masing. Namun begitu, ada beberapa panduan tertentu yang tak lekang waktu dan ikut di amini oleh mayoritas pelaku.
Duapuluh tips singkat komposisi untuk fotografi berikut disarikan dari beragam sumber tulisan serta buku fotografi dan semoga pembaca bisa menambah atau menguranginya dengan mengisi komentar di akhir tulisan. Isinya bukan aturan tapi panduan, karena sekali lagi komposisi adalah masalah selera.
  • Tarik perhatian ke arah subyek utama dalam foto. Manfaatkan warna, bentuk, cahaya ataugaris supaya foto tampak kuat dan menyedot perhatian2918681424_4ebd1a42dc_m
  • Sederhana, makin sederhana susunan foto anda makin kuat kesan yang ditimbulkan853806749_b775c85369
  • Kurangi elemen yang tidak seirama. Jika menurut anda ada elemen tertentu yang merusak irama dan keharmonisan foto, singkirkan – tutupi – atau pindahkan sudut pemotretan supaya elemen tersebut hilangistock_000009494535small
  • Penuhi seluruh isi frame dengan obyek utama. Kadang foto yang kuat kesannya adalah foto yang tanpa background sama sekaliistock_000010211189xsmall
  • Jangan biarkan ruang kosong mendominasi foto3909629229_bce2a169b5_m
  • Cek daerah disekitar garis frame, jangan biarkan ada tangan, kaki atau bagian penting obyek terpotong tanpa alasan kuat
  • Maksimalkan penggunaan point of view (titik pandang) yang menarik, jangan melulu memotret dari depan subyekistock_000003706484xsmall
  • Jangan lupa rule of third. Tarik garis imajiner yang membagi foto menjadi 9 bagian sama besar. Tempatkan obyek utama di persimpangan garis-garisnya2958127042_a5f79e9b29_o
  • Saat memotret orang, usahakan selalu agar mata berada diatas garis tengah fotoistock_000003558969xsmall
  • Bagian paling terang dalam foto adalah bagian yang paling menyedot perhatian mata. Taruh obyek utama disanaSandcastle on Morro Strand State Beach, with Morro Rock visible in background, after sunset 24 Aug 2009
  • Background lah yang memperkuat kesan. Jadi jangan biarkan background mematikan obyek utama. Baca lebih jauh tentang background disini.2985066755_a23e402f28_m
  • Memotret secara horisontal memperkuat kesan lebar dan secara vertikal memperkuat kesan tinggi
  • Tajamkan mata untuk mengenali pola yang berulang, manfaatkan 22348414_9769281ba9_m
  • Tajamkan mata untuk mengenali pola simetri, manfaatkan350058516_10387c7459_m
  • Leading line dan kurva-S selalu menyenangkan dilihatistock_000011126150xsmall
  • Untuk memotret anak-anak, jongkoklah. Sejajarkan kamera dengan mata mereka
    DSC_3897b
  • Hindari menaruh titik perhatian tepat ditengah-tengah foto
  • Hindari meletakkan garis horison tepat di tengah foto, usahakan horison ada di sepertiga atas atau bawah
    Delineated
  • Jangan biarkan garis horison menabrak bagian obyek yang penting
  • Cek, cek dan cek lagi sesaat sebelum memencet shutter. Pastikan apa yang tampak di viewfinder sesuai keinginan anda
    Hydrant

Membuat Warna Foto Lebih Hidup Dengan Photoshop Lab Color

Ada satu cara pengolahan digital yang mudah dan cepat untuk membuat warna dalam foto berwarna anda tampak lebih “mak nyus” dan hidup: kontrasnya lebih terlihat dan warnanya tampak dalam. Silahkan lihat contoh perubahannya pada foto dibawah ini:
Untuk melakukannya anda hanya perlu melakukan 3 langkah mudah di Photoshop (saya menggunakan Photoshop CS4), silahkan:
Langkah 1: buka foto berwarna anda di Photoshop, kemudian klik Image >> Mode >> pilih Lab Color
Langkah 2: Klik Image >> Apply Image, saat kotak dialog muncul, centang Preview lalu ubah beberapa parameter sebagai berikut: Channel: Lab (silahkan coba juga channel a atau b ) Blending: Soft Light (atau coba juga Overlay) Opacity: 80% (silahkan coba dinaikkan atau diturunkan) jangan lupa klik OK
Langkah 3: Anda akan melihat hasil pengubahan. Sebelum disimpan, ganti lagi mode dari Lab Color ke RGB. Klik Image >> Mode >> RGB. Sekarang kita bisa menyimpan hasil akhir foto.
Satu contoh lagi hasil pengolahan foto warna dengan metode Lab Color ini, tampak lebih ngejreng bukan?
Selamat mencoba!!